Senin, 22 November 2010

Kumpulan Cerita yang dapat memancing ketawa PART 12

Tidak akan dihukum
Murid : Pak, apakah orang boleh dihukum untuk sesuatu yang belum
diperbuatnya ?
Guru : Oh, tentu saja tidak. Orang hanya boleh dihukum untuk perbuatan
yang telah dilakukannya.
Murid: Syukurlah, Pak. Saya belum membuat PR.


Kisah kakek waktu muda
Seorang kakek dengan bangga menceritakan masa mudanya kepada
cucunya.
Kakek : "Suatu malam, ketika kakek masih muda dulu kakek pulang
melewati lorong yang gelap. Tiba-tiba kakek di hadang oleh lima orang
perampok. Dengan gagah kakek melawan mereka berlima sehingga
terjadilah perkelahian yang seru. Akhirnya dengan keahlian berkelahi yang
kakek miliki, kakek berhasil menjatuhkan empat orang perampok itu"

Cucu: "Wah, kakek jago juga ya! Trus perampok yg satunya gimana kek?"

Kakek : "Sttttsss.....dia itu yang bawa kakek ke rumah sakit".
kata kakek sambil berbisik.





Sudah menyamar kok masih kenal 
Dua orang pendeta pergi berlibur ke Hawaii dan memutuskan selama liburan mereka tidak akan mengenakan pakaian yang dapat mengidentifikasikan
mereka sebagai pendeta.

Begitu pesawat mendarat, mereka langsung belanja celana pendek, kaus,
sendal, dan kaca mata hitam. Keesokan harinya mereka pergi ke pantai
dengan dandanan turis dan bersantai di kursi pantai, menikmati minuman,
sinar matahari, dan pemandangan.
Tak berapa lama, seorang gadis pirang yang benar-benar aduhai dalam bikini super mini datang menghampiri.
Mereka tidak dapat berbuat apa-apa kecuali menatap. Ketika gadis itu
lewat, ia tersenyum dan berkata, "Selamat pagi, Bapak pendeta. Selamat pagi, Bapak pendeta."
Kemudian ia pergi.
Mereka berdua terbengong-bengong. Bagaimana bisa ia mengetahui kalau
mereka pendeta? Keesokan harinya mereka belanja lagi barang-barang
yang menunjukkan mereka turis dan kembali ke kursi pantai mereka dan
bersantai.
Setelah beberapa saat, si pirang yang sama, memakai bikini ketat kali ini,
datang menghampiri mereka lagi. Dan ia menyapa," Selamat pagi, Bapak pendeta. Selamat pagi, Bapak pendeta." Ia tersenyum dan mulai melangkah menjauh.
Salah satu pendeta sangat penasaran dan berkata,
"Tunggu sebentar, nona muda. Ya, kami memang pendeta, dan kami
bangga. Tapi aku harus tahu, bagaimana kamu bisa tahu?"

"Oh, Bapak, tidakkah Anda mengenaliku? Aku Suster Angela!"



0 komentar:

Poskan Komentar