Selasa, 23 November 2010

Kumpulan Cerita yang dapat memancing ketawa PART 25

Gravitasi sangat kecil
Seorang turis dari Indonesia sedang berwisata ria di New York, Amerika. Pada hari itu, ia melewati Empire State Building, salah satu gedung tertinggi di dunia. Si turismengagumi gedung tersebut dengan lamanya tanpa ia sadari tiba-tiba seorang pria asing menegurnya.

“Hai….gedung yang Indah ya…” kata sang Pria.
“Ya..sangat Indah dan tinggi sekali.” sahut balik sang turis.

Si Pria asing lalu berkata “Hei..kamu tahu tidak kalau kamu lompat dari jendela lantai paling atas, kamu bisa melayang karena gravitasinya sangat kecil”. Tentu saja si turis tidak percaya begitu saja “Ah…mana mungkin… gravitasi dimana saja sama… kamu jangan ngibulin saya yach…!!!”. 

Dengan nada menantang si pria asing menyahuti si turis.

“Kalau kamu nggak percaya….lihat saya ok…saya akan masuk ke gedung Empire ini dan lompat dari jendela paling atas”. Setelah sekian lama menungu, akhirnya sang pria asing terlihat di jendela lantai paling atas Empire State Building melambaikan tangannya kepada si turis… dan si pria melompat… dan benar… dia melayang !!!

Si turis terheran2 apa benar gravitasi di atas sana lebih kecil sehingga bisa melayang gumamnya dalam hati. Lalu setelah sekitar 1-2 menit melayang diatas sana, si pria asing kembali masuk ke jendela dan menemui si turis kembali. 

“Nah…bagaimana..?? saya tidak bohong kan….” sahut si pria.

Si turis masih terheran…”iya…kamu tidak bohong… tapi bagaimana bisa?”. Si pria berkata “Sudah saya bilang, gravitasi di atas sana lebih kecil… bagaimana… kamu mau mencoba???”.

Dengan ragu-ragu si turis menganggukan kepalanya…

Si pria asing menunggu dibawah dan si turis akhirnya sampai diatas sana dan melambaikan tangannya ke pria asing tersebut. Dalam hati si turis masih ragu2… apa benar gravitasi disini lebih kecil….lalu ia mengambil keputusan dengan patokan… kalau pria itu bisa mengapa saya tidak. 

Sekonyong-konyong si turis melompat… dan… ternyata si turis jatuh ke bawah alias tidak bisa melayang… dan ia mati seketika.
Lalu orang-orang berkerumun mengelilingi sang turis yang mati dan tidak lama kemudian polisi New York datang dan melihat sang pria dekat si turis yang mati. 

Polisi New York yang kenal pria ini menggelengkan kepalanya sambil berkata “Superman, sudah berapa kali saya katakan… jangan keterlaluan kalau bergurau dengan turis-turis disini…”




3 granat tangan
Bubba dan Clem menemukan tiga granat tangan dan memutuskan untuk menyerahkannya ke kantor polisi. “Bagaimana jika salah satu dari granat ini meledak sebelum kita sampai ke kantor polisi?” tanya Clem.
“Tenang saja,” jawab Buba. “Kita berbohong saja dengan mengatakan pada polisi itu bahwa kita hanya menemukan dua buah.”





Kambing masuk lubang
Sepasang anak muda sedang berjalan-jalan di tengah hutan. Mereka menemukan sebuah lubang besar yang tampaknya sangat dalam. Si pria
melihat ke dalam lubang. Ia sungguh tercengang karena dasar lubang itu sama sekali tidak kelihatan. Timbulan pikiran iseng untuk mengukur kedalaman lubang itu. Si wanita mengambil kerikil lalu melemparnya ke lubang. Mereka berusaha mendengar kalau-kalau kerikil tersebut menyentuh dasar lubang. Tapi karena lubangnya terlalu dalam, tidak ada suara yang
terdengar. Si pria tidak habis pikir. Dia mengambil batu yang lebih besar, lalu melemparnya ke dalam lubang. Sama saja, batu tersebut tidak terdengar lagi. Pasti lubangnya dalaaaaam banget.
Belum kehabisan akal, muda-mudi itu melihat sebatang pohon besar yang tergeletak di tanah. Mereka bersusah payah mengangkat batang pohon tersebut lalu melemparkannya ke dalam lubang. Beberapa saat kemudian, mereka melihat seekor kambing berlari dan kemudian melompat masuk ke dalam lubang. Aduuuh, kasihan banget tuh kambing. Pasti dia enggak bisa keluar, pikir anak muda itu.
Berselang beberapa menit, seorang pria tua mendekati anak muda tersebut.
Pak Tua : ” Anak muda, lihat nggak ada kambing di sekitar sini ? ”
Anak muda : ” Wah, kayaknya kambing Bapak barusan lari dan melompat ke dalam lubang. Pasti dia sudah mati sekarang. ”
Pak Tua : ” Oooh, kalau begitu itu bukan kambing saya. Kambing saya tidak mungkin lari karena sudah saya ikat di batang pohon. “




0 komentar:

Poskan Komentar